1 Jam bersama Pemenang Norwegian idol
Jum’at 16 juli 2010 jam 08.30 WIB Delta FM kedatangan tamu istimewa, Pemuda pemenang Norwegian idol, Wisnu Witono Adhi
Suasana Studio benar-benar penuh keceriaan, wisnu yang lama menetap di Norwegia, ternyata belum begitu fasih terhadap Bahasa indonesia, Bahkan saat Farhan menggunakan Bahasa Sunda, ia bingung ” Bahasa apa itu om”. Kembali komunikasi agak sulit, ketika Produser Deltanesia ”Frendy” meminta CD yang lagu-lagunya akan dimaikan di Delta FM,” pie Mas yang mana lagu-nya” wisnu sempat bingung.
Mungkin belum banyak yang tahu sepak terjang pria yang pernah berprofesi sebagai penata rambut ini, Wisnu menetap di Norwegia sejak usia 14 tahun untuk meneruskan pendidikannya. Beranjak dewasa ia mulai bekerja di salon sebagai penata rambut, Namun hasratnya untuk terjun ke dunia tarik suara tak terbendung lagi/ Berkat dukungan teman-temannya, Wisnu pun mencoba peruntungan dengan mengikuti ajang Norwegian Idol 2006.
Setelah mengirim aplikasi tanpa disangka-sangka, namanya masuk sebagai salah satu peserta. Saat itu yang ngirim sekitar 8 ribu orang, Kemudian saya jalani aja/ Dan tidak nyangka seleksi pertama saya lolos, Dari 8 ribu ke 200 kemudian 100 sampai ke 12 finalis dan saya masuk 5 besar, Saya bener-bener tidak nyangka” ujar Wisnu.
Wisnu adalah satu-satunya peserta dari Asia yang berhasil lolos hingga babak 5 besar, Dari situ ia mulai diuji untuk menyanyi secara live, Berbagai lagu pun dibawakannya mulai dari lagu lokal Norwegia/ lagu Swedia/ Soundtrack film dan lagu Jazz milik Michael Bubble.
Selepas menyandang gelar Idol, Wisnu pun memutuskan untuk menggeluti dunia musik secara serius, Hingga saat ini ia sudah mengeluarkan tiga hits single Love Like That, Follow Me, dan Me, Myself & I
Wisnu yang sampai saat ini menetap di Norwegia memiliki keinginan besar untuk bisa berkarir di Indonesia. Pria kelahiran Jakarta, 9 September 1983 ini mulai meniti karir menyanyi untuk tampil di konser-konser mini.
Saya ingin berkarir di Indonesia, Saya berharap suatu hari nanti bisa pergi tour bawa dancer dan band saya ke Indonesia, Saya pengen rekaman pakai bahasa Indonesia, untuk memulai karir di Indonesia dan menyumbangkan pengalaman.
[FrM]